Minggu, 26 Agustus 2012

STANDAR ASKEP GERONTIK


STANDAR ASKEP GERONTIK
DAN JAMINAN MUTU

PELAYANAN GERONTIK

(Oleh : Delis Susilowati, S.Kp, M.Kep)

UU KESEHATAN NO.23
TAHUN 1992
  • Pasal 52 ayat 2 dan 4
Tenaga kesehatan dalam melakukan tugasnya berkewajiban untuk mematuhi standar profesi dan menghirmati hak pasien.

  • Pasal 9
Manusia usia lanjut adalah seorang yang karena usianya mengalami perubahan bilogis, fisik, kejiwaan, dan sosial. Perubahan ini akan memberikan pengaruh pada seluruh aspek kehidupan termasuk kesehatannya. Oleh karena itu, kesehatan manusia lanjut usia perlu mendapat perhatian khusus dengan tetap dipelihara dan ditingkatkan agar selama mungkin dapat hidup secara produktif sesuai dengan kemampuannya sehingga dapat ikut serta berperan aktif dalam pembangunan.










Text Box: Kinerja Pelayanan
Kesehatan



 




                                                            Evaluasi :
·         Menilai diri sendiri
·         Inspeksi
·         Text Box: STANDARText Box: Implementasi 
Standar
Akreditasi





 


                                                                                      Tergantung :
·               Individu itu sendiri
·               Usaha bersama
·               Partisipasi anggota
Pengertian Standar :
·         Derajat baik
·         Suatu dasar perbandingan
·         Spesifikasi teknis atau suatu yang dilakukan (al :tata cara & metoda) berdasarkan konsensus, memperhatikan keselamatan, keamanan, kesehatan, lingkungan hidup, iptek, pengalaman, perkembangan masa kini dan masa datang untuk memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya.

Tujuan Standar  :
·         Melindungi masyarakat
·         Mengarahkan cara pelayanan yang akan diberikan serta hasil yang ingin dicapai
·         Legalitas
·         Melindungi pemberi pelayanan (perawat dan bidan)
·         Memberi informasi kepada masyarakat
Ketentuan Standar  :
·         Harus tertulis, dapat diterima pada suatu tingkat praktek, mudah dimengerti oleh para pelaksananya.
·         Menegaskan spesifikasi kinerja ( al:spesifik, terukur, tepat, andal, tepat waktu).
·         Mengandung komponen struktur (peraturan-peraturan), proses(tindakan) dan hasil (outcomes).
·         Berorientasi pada pelanggan, staf dan system dalam organisasi yang saling berhubungan dan terintegrasi.
·         Disetujui atau disaah oleh yang berwenang.
Komponen-Komponen Standar (1)
1.      Standar Struktur  = standar Input, fokus : lingkungan meliputi :
·         Filosofi dan objek
·         Organisasi dan administrasi
·         Kebijakan dan peraturan
·         Staffing dan pembinaan
·         Deskripsi pekerjaan
·         Fasilitas dan peralatan
2.      Standar Proses
      Fokus : mengukur perilaku (kinerja), meliputi :
·         Fungsi tugas, tanggung jawab, dan akontabilitas.
·         Manajemen kinerja klinis
·         Monitoring dan evaluasi kinerja klinis
3.      Standar Outcomes
Fokus : pasien meliputi :
·         Kepuasan pasien
·         Keamanan pasien
·         Kenyaman pasien

STANDAR PRAKTIK KEPERAWATAN LANSIA

(ANA, 1987)

  1. pengorganisasian
  2. teori
  3. Pengumpulan Data
  4. Diagnosis Keperawatan
  5. Perencanaan
  6. Evaluasi
  7. Kolaborasi
  8. Kolaborasi
  9. Pengendalian Mutu dan Pengembangan Profesi
  10. Etik
  11. Penelitian




Faktor-Faktor Yang Perlu Dikaji  :
  1. Status kesehatan  :
ü  Respon normal lansia dan keluarga terhadap proses penuaan.
ü  Status fisiologi, psikologi, sosial ekonomi dan spiritual lansia
ü  Pola komunikasi lansia dan keluarga
ü  Koping individual lansia
ü  Gaya hidup
ü  Kemandirian dalam melakukan aktivitas
ü  Persepsi dan tingkat kepuasan terhadap status kesehatan terkahir
ü  Harapan terhadap status kesehatan
ü  Ketersediaan/keterjangkauan sumber daya yang dapat dimanfaatkan termasuk yan.kep.
  1.   Sumber dan Teknik Pengumpulan Data  :
ü  lansia, orang terdekat, keluarga, tenaga kesehatan, serta pihak lain yang terkait dengan pelayanan lansia.
ü  Wawancara, pemeriksaan fisik dan psikologis, observasi, catatan dan laporan tentang lansia.
ü  Data harus  :
-          tersusun pada system pencatatan yang sistematis
-          tersedia pada file/catatan lansia
-          dikomunikasikan dengan pihak yang terkait dengan yan.lansia
-          tepat
-          terjamin kerahasiaan

Faktor-Faktor Yang Perlu Dikaji Untuk Perumusan Diagnosis Keperawatan Lansia
·         Status kesehatan lansia dibandingkan dengan “normal”  dan menetapkan sejauhmana penyimpangan yang terjadi.
·         Gaya hidup lansia, respon terhadap proses penuaan dan tujuan individu yang telah didentifikasi.
·         Kekuatan dan kelemahan lansia teridentifikasi.
·         Diagnosis keperawatan terkait dengan diagnosis dan rencana pelayanan kesehatan profesi lain.

Perencanaan  

·         Penetapan tujuan dan prioritas
·         Faktor-faktor yang perlu dikaji  :
-          Pengukuran kemampuan fisik, psikologis untuk mencegah/mengontrol masalah lansia yang terkait dengan diagnosis dan tujuan.
-          Pengontrolan lingkungan fisik yang membahayakan lansia.
-                                                                Teknik/metode adaptasi lansia terhadap lingkungan.
-          Pendekatan/prosedur khusus penyelesaian masalah kesehatan lansia.
-          Pendekatan khusus untuk meningkatkan interaksi sosial/melalui komunikasi efektif dengan lansia



Intervensi/Pelaksanaan

·         Konsisten dengan rencana yang telah disusun
·         Berdasarkan prinsip-prinsip ilmiah
·         Sesuai dengan situasi dan kekhususan lansia
·         Modifikasi tindakan
·         Bertujuan meningkatkan kenyamanan dan memberikan lingkungan terapeutik.
·         Sesuai dengan respon fisik, psikologis, sosial dan spiritual yang ditemukan.
·         Tugas yang didelegasikan pada saat intervensi sesuai kemampuan lansia dan keluarga

Evaluasi

·         Terus menerus
·         Faktor-faktor yang perlu diperhatikan  :
-          Data terbaru dikumpulkan untuk mengukur kemajuan pencapaian tujuan.
-          Tindakan keperawatan yang telah dilakukan dianalisis untuk menilai efektifitas pencapaian tujuan.
-          Menyusun rencana tindak lanjut sesuai respon tindakan keperawatan yang telah dilakukan



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar