Kamis, 02 Agustus 2012

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA



ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

A.                 PENGKAJIAN

1.                  Data umum

a.       Nama KK                    : Tn.Muh.Arsyad,B
b.      Umur                           : 47 tahun
c.       Pendidikan KK           : SMA
d.      Pekerjaan KK              : PNS
e.       Agama                         : Islam
f.       Suku                            : Makassar
g.      Alamat                                    : Jln Sahabat III
h.      Komposisi Keluarga    :
No
Nama
Sex
Hub dg KK
Umur (Tahun)
Pendidikan
Pekerjaan
Status Kesehatan
Status Imunisasi
1
Samsiah
P
Istri
41
SMA
IRT
Baik
Lengkap
2
Muh.Hasbi
L
Anak
19
SMA
-
Baik
Lengkap
3
Abdul Muhsin
L
Anak
17
SMK
Pelajar
Baik
Lengkap
4
Kurnia
P
Anak
13
SMP
Pelajar

Lengkap
5
M. Yusri L
L
Anak
7
SD
Pelajar
Baik
Lengkap
6
Anugerah
P
Anak
6
TK
-
Influenza 
Lengkap
7
Ny. Bati
P
Ortu
70
-
-
Nyeri persendian
-

Keterangan : L = Laki-laki
                     P  = Perempuan     











i.        Genogram                                                                                        

 

 
            
 

                                                   
               































 



                            



Keterangan;
 

             : perempuan

 
 
             : laki-laki






 
         ,               : klien               
                   : garis perkawinan
                   : tinggal serumah   
                   : garis keturunan


j.        Tipe Keluarga                                      : Extended family
k.      Kewarganegaraan/Suku Bangsa         : Indonesia/Makassar
l.        Agama                                                 : Islam
m.    Status Sosial Ekonomi Keluarga         : Pendapatan KK ± Rp. 3.000.000,00….
n.      Aktivitas Rekreasi Keluarga               : Nonton TV dan ke pantai

2.                  Riwayat Tahap Perkembangan Keluarga

a.       Tahap perkembangan keluarga inti :
·      Saat ini keluarga berada pada tahap V (keluarga dengan anak remaja)
b.      Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi :
·      Tahap VI (Keluarga dengan anak dewasa atau pelepasan)
·      TahapVIII (Keluarga usia lanjut)


3.                  Keadaan Lingkungan

  1. Karakteristik Rumah dan Denah Rumah :
Karakteristik Rumah : rumah permanen

Denah rumah:
Kolong rumah





Lantai atas


 
Dapur                         kamar tidur                                                     kamar tidur
                                     nenek                                                                putra
ruang makan
            sekaligus ruang                            ruang tamu                                       teras
nonton


 
kamar tidur                 kamar tidur                   kamar tidur tamu
orang tua                       anak putri                                                          tangga


 


  1. Karakteristik tetangga dan komunitas :
Mayoritas penduduk di sekitar lingkungan rumah Tn. A adalah suku Bugis dan Makassar. Umumnya pekerjaan mereka adalah pedagang, PNS dan mahasiswa. Lingkungan fisik di sekitar rumah Tn. A adalah pemukiman. Kebiasaan warga di sekitar rumah Tn. A adalah berdagang.
  1. Mobilitas Keluarga :
Sejak menikah, keluarga Tn A sudah menetap dan tidak pernah berpindah tempat.
  1. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
            Ada perkumpulan/organisasi khusus untuk mengadakan interaksi dengan keluarga/ masyarakat dalam bentuk majelis ta’lim dan arisan keluarga.
  1. Sistem pendukung Keluarga
            Terdapat fasilitas kesehatan yang dapat dijangkau dengan mudah yaitu Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo dengan jarak kurang lebih 1 km dari rumah. Keluarga juga sudah memiliki sarana yang mendukung kesehatan keluarga (ventilasi, WC, tempat pembuangan sampah, air bersih, septik tank)

4.                  Struktur Keluarga

  1. Pola komunikasi keluarga
Dalam berkomunikasi sehari – hari menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Makassar. Komunikasi antara anggota keluarga adalah informational power.
  1. Struktur Kekuatan Keluarga
Dalam keluarga, anggota keluarga yang paling berpengaruh adalah Ny. S dengan tipe struktur yang ada dalam keluarga adalah informational power.
  1. Struktur Peran Keluarga
Tn. A:  KK, mencari nafkah, pengambil keputusan, mendidik anak – anak
Ny.S: Ibu rumah tangga dan membantu suami menambah pendapatan   keluarga dengan berjualan, mengurus/ mendidik anak – anak, ikut serta suami dalam pengambilan keputusan.
An. H  :  tidak bekerja
An.M : pelajar SMA kelas II, main sepakbola, membantu orang tuanya melakukan pekerjaan rumah
An. K :   pelajar SMP kelas I, bermain dan membantu orang tuanya melakukan pekerjaan rumah
An.Y : pelajar SD kelas I, bermain
An. A : TK, bermain
Ny. B : lansia
  1. Nilai dan norma keluarga
Tidak ada nilai/ norma tertentu yang dianut oleh keluarga yang bertentangan dengan kesehatan

5.                  Fungsi Keluarga

  1. Fungsi Afeksi
Kehidupan keluarga tampak rukun dan harmonis, saling menghormati dan menghargai satu sama lain.
  1. Fungsi Sosial
Hubungan antara keluarga cukup baik dan harmonis, orang tua sudah mengajarkan disiplin terhadap anak, mengajarkan norma – norma dan perilaku yang baik terhadap anak.
  1. Fungsi pelayanan kesehatan
Keluarga dapat menyediakan kebutuhan pangan, pakaian, perumahan sesuai dengan kemampuan ekonomi dan sudah memenuhi syarat – syarat kesehatan. Pengetahuan keluarga tentang sehat sakit baik, dan keluarga mengetahui keberadaan fasilitas kesehatan (Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo berjarak ± 1 km dari rumah

6.                  Stres dan koping keluarga

a.     Stresor jangka pendek dan jangka panjang
Stresor jangka pendek :  keluarga mengatakan saat ini hanya memikirkan kesehatan, pendidikan dan masa depan anaknya
Stresor jangka panjang:  memikirkan penyakit An.K yang sering mengalami nyeri ulu hati. Keluarga takut dan cemas jika penyakit An.K kambuh lagi
b.                            Kemampuan keluarga berespon terhadap stresor
Jika ada masalah, baik itu masalah keuangan/masalah kesehatan keluarga mengatakan bahwa semua masalah pasti ada jalan keluarnya. Disamping itu, keluarga berdoa dan berserah diri pada Allah.
c.    Strategi koping keluarga yang digunakan
Jika ada masalah dalam keluarga, masalah tersebut dikomunikasikan dan diselesaikan bersama antara suami-isteri.
  1. Strategi adaptasi yang disfungsi
Dari hasil pengkajian tidak didapatkan adanya cara-cara keluarga mengatasi masalah secara maladaptif.

7.                  Pemeriksaan Fisik

Hasil dari pemeriksaan fisik anggota keluarga Tn. A adalah:
Komponen

Tn. A
Ny. A
An. S
An. T

An. I


Kepala
-
Sakit kepala
-
Rambut sering rontok

-


Mata
-
Pernah melakukan operasi pada kelopak mata
-
-

-


Telinga
-
-
-
-

-


Hidung
-
-
-
Pernapasan cuping hidung

mimisan


Mulut dan gigi
Sering mengeluh sariawan
Terdapat beberapa gigi geraham yang sudah tanggal
-
Sering mengeluh sariawan

-


Leher dan tenggorokan
-
-
-
Mengeluh sering terdapat dahak sehingga kadang kesulitan u/bernapas

-


Dada
-
-
-
sesak

-


Abdomen
Kadang mules jika makan yang terlalu manis
 Kadang mengeluh gastritis
-
Sering sakit perut(mules) jika makan manis

-


Ekstrimitas
-
Nyeri pd persendian jari tangan kiri
-
-

-


Kulit
-
-
Alergi di area belakang telinga
-

-


Kuku
-
-
-
-

-


BB/TB
65/165
52/154
47kg/148cm
22,5kg/130cm

21kg/100cm


TD
110/70 mmHg
130/90 mmHg
100/70 mmHg
90/60 mmHg

90/60 mmHg


Nadi
64/menit
70x/menit
66x/menit
51x/menit

72x/menit


Suhu
36,5
37
36
36,6

36,5


pernapasan
20x/menit
20x/menit
20x/menit
25x/menit

15x/menit


 Ket;
- : tidak ada keluhan berarti

8. Harapan keluarga terhadap asuhan keperawatan

Keluarga berharap agar perawat bersikap ramah dan mampu berkomunikasi yang baik dengan pasien. Sensitive dan peduli dengan keluhan dan kebutuhan pasien (tidak cuek dan masa bodoh), juga tidak asal-asalan dalam memberikan pelayanan asuhan keperawatan.

B.                 DIAGNOSA KEPERAWATAN


Analisa Data
D  A  T  A
DIAGNOSA KEPERAWATAN
DO :
·      Tekanan Darah 130/90 mmHg
·      Usia 43 tahun

DS :
·      Ibu mengeluh sering tegang pada daerah leher
·      Ibu Mengeluh susah tidur dan gelisah
·      Ibu mengeluh sering sakit kepala
Ketidakmampuan keluarga mengenal gejala dan tanda hipertensi sehubungan dengan kurangnya pengetahuan keluarga tentang hipertensi
DO :
·      Pernapasan cuping hidung
·      Batuk-batuk
·      Pernafasan 25 x/menit
·      BB/TB 22.5kg/130cm
·      Anak tampak lambat berespon terhadap stimulus
DS :
·      Ibu mengatakan anaknya sering sesak nafas
·      Ibu mengatakan anaknya sensitif terhadap makanan yang manis dan udara dingin
·      Ibu mengatakan daya tangkap dan pertumbuhan anaknya sangat lambat
Gangguan pertumbuhan dan perkembangan An. T keluarga Tn. A berhubungan dengan kurangnya pengetahuan keluarga mengenai keluhan kesehatan anaknya.
DO :
·      Tampak lingkungan sekitar rumah merupakan rawa – rawa
DS :
·      Keluarga mengeluh banyak nyamuk
Potensial terjadi kasus Malaria pada keluarga Tn. A

Langkah selanjutnya adalah penentuan prioritas masalah yang ditentukan oleh perawat bersama keluarga.

1. Gangguan pertumbuhan dan perkembangan An. T keluarga Tn. A berhubungan dengan kurangnya pengetahuan keluarga mengenai keluhan kesehatan anaknya.
KRITERIA
PERHITUNGAN
NILAI
PEMBENARAN
Sifat : tidak/kurang sehat
3/3 x 1
1
Saat ini berat badan An.T
Kemungkinan diubah: sebagian
1/2 x 2
1
Keluhan kesehatan An.T masih dalam batas toleransi dan belum mendapat diagnosa medis dari dokter

Potensial dicegah: rendah
1/3 x 1
1/ 3
Hanya dengan makan makanan yang mengandung glukosa (misalnya buah), keluhan kesehatan itu muncul
Menonjolnya masalah : Masalah berat, harus segera ditangani
2/2 x 1
1
Ibu merasakan masalah ini berat karena pertumbuhan dan perkembangan anaknya terganggu dan sangat menurun
 Jumlah total

3 . 1/3


2. Ketidakmampuan keluarga mengenal gejala dan tanda hipertensi sehubungan dengan kurangnya pengetahuan keluarga tentang hipertensi

KRITERIA
PERHITUNGAN
NILAI
PEMBENARAN
Sifat : ancaman
2/3 x 1
2/3
Ny. A mengatakan sering merasa tegang pada leher dan susah tidur
Kemungkinan diubah: Mudah
2/2 x 2
2
Keluhan Ny. A muncul jika makan makanan yang mengandung kolesterol, misalnya daging
Potensial dicegah:
Tinggi
3/3  x 1
1
Kemungkinan keluahn itu dapat dicegah bila ibu menghindari makanan yang mengandung kolesterol
Menonjolnya masalah : Masalah Berat, harus segera ditangani
2/2  x 1
1
Ibu merasakan se- bagai masalah berat karena dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan pola tidurnya

 Jumlah total

4 . 2/3


3. Potensial terjadi kasus Malaria pada keluarga Tn. A
KRITERIA
PERHITUNGAN
NILAI
PEMBENARAN
Sifat : Ancaman kesehatan
2/3 x 1
2/3
Lingkungan sekitar Rumah yamg merupakan Rawa-rawa
Kemungkinan diubah: sebagian
1/2 x 2
1
Karena Rawa-rawa disekitar Rumah Tn. A milik orang lain jadi susah untuk diubah/ditimbun
Potensial dicegah: Cukup
2/3 x 1
2/ 3
Kasus malaria dapat dicegah dengan tidur menggunakan kelambu, menggunakan obat nyamuk, menjaga kebersihan Rumah
Menonjolnya masalah : Masalah tidak dirasakan
0/2 x 1
0
Anggota keluarga tidak ada yang mengeluhkan masalah ini
 Jumlah total

2 . 1/3


Berdasarkan hasil perhitungan tersebut di atas, maka urutan prioritas masalahnya adalah :
1.      Kurangnya pengetahuan tentang hipertensi                        :  4  2/3
2.      Gangguan pertumbuhan dan perkembangan An. T                        :  3  1/3
3.      Potensial terjadi kasus Malaria                                           :  2  1/3





Nama Klien        
Alamat
Mata ajar
Tanggal               
                          ASUHAN KEPERAWATAN
 : Ny. A
 : Perintis Kemerdekaan VII No. 56 Makassar
 : Komunitas Keluarga                                                                    
 : 15 Oktober 2008
                                                                                



No.
Diagnosa Keperawatan
Tujuan Jangka panjang
Tujuan Jangka Pendek
Intervensi keperawatan keluarga
Evaluasi
Kriteria
Evaluasi
Standart
1.












Ketidakmampuan keluarga mengenal gejala dan tanda hipertensi sehubungan dengan kurangnya pengetahuan keluarga tentang hipertensi






Setelah tindakan keperawatan, pengetahuan keluarga meningkat mengenai hipertensi








Setelah dilakukan tindakan keperawatan keluarga dapat :
1.    Menjelaskan pengertian Hipertensi
2.    Menyebutkan gejala dan tanda Hipertensi

3.    Menyebutkan hal-hal yang dapat menyebabkan Hipertensi




a)    Jelaskan pada keluarga tentang apa itu Hipertensi.
b)   Memberikan informasi tentang tanda dan gejala hipertensi
c)    Memberikan contoh hal–hal yang dapat menyebabkan Hipertensi, misalnya makanan penyebab Hipertensi



Respon verbal












Keluarga dapat menjelaskan pengertian, tanda dan gejala serta dapat menyebutkan hal-hal yang dapat menyebabkan Hipertensi


2.






















Gangguan pertumbuhan dan perkembangan An. T keluarga Tn. A berhubungan dengan kurangnya pengetahuan keluarga mengenai keluhan kesehatan anaknya.















Setelah tindakan keperawatan keluarga dapat mengetahui dan melakukan upaya-upaya untuk meminimalisir atau mengobati keluhan kesehatan An.T














Setelah tindakan keperawatan keluarga dapat:
·  Mengetahui tindakan  penanganan yang tepat terhadap keluhan anak



·  Lebih berhati-hati memberikan makanan kepada anak



·  Memilih / menentukan pilihan secara tepat sarana pelayanan kesehatan pada saat keluhan muncul






Jelaskan tentang penanganan yang tepat pada saat keluhan muncul.Mis: minum air hangat


Memberikan informasi mengenai makanan yang mengandung kadar glukosa



Jelaskan jenis/tempat pelayanan kesehatan seperti:
·  posyandu
·  balai pengobatan
·  puskesmas
·  rumah sakit
·  Dokter praktek




Respon verbal






Respon verbal















Keluarga dapat menjelaskan penanganan yang tepat saat keluhan muncul

Keluarga dapat menyebutkan jenis makanan yang mengandung glukosa

Keluarga mengatakan lebih memilih berobat ke dokter praktek dari pada ke tempat pelayanan kesehatan lainnya.

3.
Potensial terjadi kasus Malaria pada keluarga Tn. A
Setelah tindakan keperawatan keluarga dapat mengetahui secara detai tentang penyakit malaria
Setelah tindakan keperawatan keluarga dapat:
  • Menyebutkan faktor-faktor penyebab terjadinya malaria



  • Mengetahui cara pencegahan penyakit malaria



Memberikan informasi mengenai hal-hal yang dapat menyebabkan penyakit malaria, misalnya : genangan air yang kotor yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk malaria

Memberikan informasi mengenai hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit malaria, misalnya menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan kelambu saat tidur dan menggunakan obat nyamuk



Respon verbal



Keluarga dapat penyebutkan beberapa hal-hal yang dapat menyebabkan penyakit malaria


Keluarga dapat menyebutkan beberapa cara pencegahan malaria










TUGAS KEPERAWATAN KELUARGA


RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN  PADA KELUARGA TUAN “A”

Unh












OLEH :
KELOMPOK IV


     SOFIYAN                                     C 121 05 065
     NURLAILA MUSLIM               C 121 05 066
     WAHYUNA SAHMAR              C 121 05 067
     YUNITA NURMALASARI       C 121 05 068
     AMLIATI DURRIA                   C 121 05 070



PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2008

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar